Meminang Bidadari

Dalam sebuah Hadist disebutkan, "Sesungguhnya Surga dihiasi dan diperindah dari tahun ke tahun, disebabkan masuknya bulan Ramadhan, dan para bidadari berkata 'ya Rabb, jadikanlah untuk kami pada bulan ini pasangan dari hamba-hambaMu yang dapat menyenangkan kami dan merekapun menjadi senang karena keberadaan kami'."


Dalam hadist lain disebutkan, "Sesungguhnya para bidadari pada bulan ramadhan berseru:'Adakah para peminang yang menghadap Allah untuk menikahi kami?'."

Mahar para bidadari adalah panjangnya sholat tahajjud, yang demikian itu dapat diperoleh pada bulan ramadhan, melebihi bulan-bulan yang lain.

Dalam sebuah kisah diceritakan, pernah ada seorang yang shalih dan sangat banyak sholat tahajjud dan puasanya, suatu malam ia sholat dimasjid dan tertidur. Dalam tidurnya itu ia bermimpi melihat rombongan yang ia ketahui itu bukanlah rombongan jenis manusia.

Mereka membawa roti yang putih bersih bagaikan salju, diatas roti itu ada berlian seperti delima, rombongan itu lalu berkata, "Makanlah!".
Orang shalih tersebut menjawab, "Sesungguhnya aku ingin berpuasa".
Mereka lalu berkata, "Pemilih rumah ini memerintahkan kepadamu untuk makan".
Lalu dijawab, "Maka akupun memakan makanan itu dan mengambil berlian untuk kubawa".

Namun rombongan tersebut berkata, "biarkanlah berlian itu, kami akan menanamnya untukmu hingga menjadi pohon dan memberikan kebaikan kepadamu".

dijawab oleh orang Shalih, "dimanakah itu?".

Rombongan itu menjawab, "Ditempat yang tidak akan ambruk, buah tidak berbuah, serta kepemilikan yang tidak akan terputus dan pakaian yang tidak akan lusuh, didalamnya terdapat perkara yang membuat hati ridho, menyejukkan mata, istri-istri yang selalu rindu dan membuat ridho, mereka tidak memperdaya dan tidak terpedaya. Hendaklah engkau tetap dengan keadaanmu saat ini, karena sesungguhnya tak lama lagi engkau berangkat".


Akhirnya hanya selang dua pekan setelah mimpinya itu, orang shalih itu menghembuskan nafasnya yang terakhir. pada malam wafatnya itu salah seorang sahabatnya yang pernah mendengar kisahnya tadi bermimpi bertemu dengannya. Orang shalih tersebut berkata pada sahabatnya ini, "janganlah engkau heran akan pohon yang ditanam untukku pada hari kuceritakan hal itu padamu..!, kini pohon itu telah membawa (sesuatu)".
"Apakah yang ia bawa ?", sahabatnya bertanya.
dijawab, "janganlah engkau menanyakan hal itu karena tidak seorangpun yang dapat menggambarkannya, tidak pernah ada penghargaan seperti ini dari dzat Yang Maha Mulia, bila datang padaNya orang taat".

Wahai sekalian manusia, adakah diantara kalian yang hendak mengajukan pinangan pada Ar-Rahman ?
adakah yang menginginkan apa yang disiapkan Allah bagi orang-orang bertaqwa di Surga ?
barangsiapa menginginkan Surga, hendaklah ia meninggalkan sikap lamban
dan berdirilah ditengah malam yang gelap gulita menuju kepada cahaya Al Quran.
[dari Mutiara Ramadan yang Terabaikan, Ibnu Rajab al-Hambali]
 

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Copyright © 2010 Blognya Ikhwan All Rights Reserved

Design by Dzignine